3 Fakta Anime Dragon Ball Super Episode 55 Bikin Terbelalak….!!! – WarkopAnime.Com
Interest

3 Fakta Anime Dragon Ball Super Episode 55 Bikin Terbelalak….!!!

Dragon Ball Super Episode 55.MP4_20160824_164314

WARKOPANIME.COM – Bila bicara manga dan anime legend satu ini maka tidak ada habisnya, Dragon Ball karya dari Akira Toriyama ini sukses menyedot jutaan para fans di seluruh dunia melalui jalan ceritanya.

Salah satunya anime Dragon Ball Super yang pada Minggu (21/8/2016), akhirnya dapat bisa di tonton oleh para fans Dragon Ball. Ada hal menarik di dalam episode tersebut yang membuat kita terkejut melihatnya.

Oke… kali ini kita akan membahas beberapa fakta yang mungkin tidak kalian sadari dari anime episode 55 dari Dragon Ball Super, seperti dibawah ini:

Whis tidaklah kuat dibandingkan dengan penjaga Omni King (dewa segalanya)

Dragon Ball Super Episode 55.MP4_20160824_160840

Pada salah satu adegan yang dimana Whis bersama Goku dan dewa Kaiou ketika mereka bertiga berkunjung ke tempar Omni King alias Raja segalanya. Di sana mereka bertemu dengan salah satu dari Lima jari penjaga dewa (Omni King), singkatnya mereka masuk ke dalam istana Raja segalanya dari sanalah Goku menilai penampilan dari sang penjaga tersebut tidaklah biasa.

Whis berstatmen bahwa Lima jari Penjaga Dewa itu memiliki kekuatan yang setara dengan seluruh alam semesta. Kemudian Whish berkata pada Goku jangan sembarangan menantang sang penjaga itu karena ia berkata bahwa Whis tidak setara dengannya.

Berati ini membuktikan dalam Dragon Ball Super ini banyak sekali bermunculan dewa-dewa yang kuat melebihi Beerus-sama sebagai dewa penghancur selain itu penampilan dari mereka tidak menunjukkan memiliki kekuatan yang luar biasa kesannya tampilan dari mereka biasa saja.

Omni-King Ternyata Kesepian

Dragon Ball Super Episode 55.MP4_20160824_163941

Meskipun Omni-King atau biasa disebut dengan Raja Segalanya itu memiliki kekuatan dan kekuasaan atas seluruh alam semesta tidak membuat dirinya bahagia.

Terbukti dalam episode ini dia memanggil Goku hanya untuk menjadi teman untuknya serta mengajak Goku bermain. Hal inilah yang membuat kejadian yang tak terduga sesuai dengan keahlian dari Akira Toriyama selalu membuat kejutan dalam jalan ceritanya.

Dragon Ball Super Episode 55.MP4_20160824_164156

Memang sekilas penampilan Omni-King alias Raja Segalanya tidak menyakinkan kalau dirinya lah yang terkuat di seluruh alam semesta dan ketika dua dewa penghancur dalam pertandingan antar semesta itu memberikan statment bahwa Omni-King dapat menghancurkan seluruh alam semesta maka dari situlah para fans yang tadinya tertipu dengan penampilannya kini berubah menjadi menyeramkan karena kekuatan dan kekuasaan dari Omni-King itu sendiri.

Dragon Ball Super Episode 55.MP4_20160824_164126

Uniknya dalam episode ini Omni-King memberikan sebuah tombol pada Goku untuk ia dapat memanggil dirinya kapan saja dan di mana saja Goku berada dalam sekejap ia akan menghampiri Goku.

Berati dalam adegan ini sesuai dengan statment Akira Toriyama pada waktu lalu, bahwa Omni-King ini nantinya akan terlibat dalam pertempuran yang akan melampaui batas-batas ruang dan waktu. Jadi, Goku kemungkinan pada akhirnya menekan tombol yang diberikan Omni-King tersebut saat dirinya kewalahan menghadapi Black Goku bersama Vegeta.

Kemungkinan reaksi pertama yang dilihat oleh Omni-King ketika dirinya dipanggil oleh Goku melalui tombol yang diberikan olehnya tersebut adalah mengamati dampak dari bagaimana perjalanan ruang waktu yang ilegal dan juga beberapa banyak insiden yang dibuat oleh Black Goku sehingga akan mengacaukan takdir, waktu dan alam semesta di masa depan akibat ulahnya tersebut.

Adegan aneh lainnya dalam episode ini adalah ketika mereka bertiga dengan penjaga dewa tersebut menghampiri Omni-King.

Dragon Ball Super Episode 55.MP4_20160824_163936

Whis dan Penjaga Dewa tersebut sepertinya tidak bersujud (tanda memberi hormat) tidak seperti terlihat yang dilakukan oleh Dewa Kaioshin. Sehingga membuat para fans bertanya-tanya jika ada seseorang yang bahkan lebih unggul dari dirinya entah itu kekuatannya maka pada umumnya mereka memberikan hormat (sujud) namun ini tidak? maka bisa dipastikan bahwa kekuatan mereka sejajar hanya yang membedakan adalah kekuasaannya saja. Itu hanya sekedar opini pribadi dari saya sendiri, hingga kini belum ada jawabannya mengenai hal tersebut.

Zamasu Membunuh Babarian

Dragon Ball Super Episode 55.MP4_20160824_164458

Adegan ini di mana sebuah Babarian mencoba menyerang mereka, Zamasu mencoba mempertahankan dirinya dan kemudian berakhir sangat ironis untuk Babarian. Dengan diliputi rasa emosi saat membela diri dari serangan Babarian tersebut ia menggunakan jurus untuk membunuhnya hingga pada akhirnya Babarian tewas terbelah menjadi dua bagian.

Dragon Ball Super Episode 55.MP4_20160824_164545

Sebelumnya Gowasu alias dewa Kaioshin sudah memperingati atau menasehati Zamasu untuk tidak emosi dan bertindak secara berlebihan untuk hal itu. Namun Zamasu bersikeras terhadap ideologinya bahwa untuk menyelaraskan alam semesta dengan keadilan maka dirinya harus bertindak untuk menyelesaikannya bukan sekedar memperhatikan sebagaimana dewa Kaioshin bekerja selama ini.

Dragon Ball Super Episode 55.MP4_20160824_164622

Hingga pada akhirnya Gowasu dan Zamasu tiba di tempat mereka berasal dan masih berdebat beda pendapat mengenai manusia. Hal ini bisa diketahui bahwa dari adegan dimana Zamasu membunuh Babarian terungkap itu adalah titik awal dirinya tenggelam dalam kegelapan.

Kemungkinan di episode mendatang Gowasu selaku bagai dewa Kaioshin alam semesta kesepuluh akan tewas di tangan Zamasu, karena ia telah sakit hati karena disalah artikan dalam pendapat dirinya dihadapan Gowasu. Tewasnya Gowasu membuat Zamasu mengambil anting-anting miliki Gowasu dan ring penjelajah waktu.

Dragon Ball Super Episode 55.MP4_20160824_164414

Di pastikan Gowasu itu akan tewas hal ini diperkuat ketika salah satu adegan yang memperlihatkan, Zamasu frustasi ketika dirinya mengingat diri telah dikalahkan dengan Goku. Dia berkata dalam hati bagaimana mungkin manusia berani dengan dewa seperti halnya Goku menaikkan tinjunya terhadap Dewa. Mungkin inilah yang mengisyaratkan bahwa ia mengacau ruang dan waktu di seluruh alam semesta dengan memanfaatkan Goku entah itu Goku yang asli (terhipnotis) atau tubuh Goku yang mati ia gunakan untuk melancarkan aksinya.

Kita masih belum tahu tepatnya kapan di episode mana yang menjelaskan bahwa Zamasu dan Black Goku terlibat satu sama lainnya hal ini saja belum terjawab namun di sisi lain sudah ada misteri lagi tentang bentuk transfrom dari Black Goku yang berubah menjadi Super Saiya Rose.[warkopanime.com/Fajar.co.id/robi]

Komentar
loading...
Click to comment
WARKOPANIME.COM - Portal Media Yang Memberitakan Dan Memberikan Informasi Terupade Seputar Anime, Manga, Games, Interest, Culture, Hobi Dan Komunitas.
POWERED BY :
LOGOFAJARFOOTER-1

OTHER NETWORK :
FAJARSPORT FAJARTEKNO FAJARTVtrendfajarfajar-beautyseleblogobenarbesar
QUICK CONTACT:

Media Partner: event@warkopanime.com Redaksi: redaksi@warkopanime.com
Phone or Whatsapp: 08889998451
OFFICE :

Graha L9 Lantai 3, Jalan. Raya Kebayoran Lama Pal 7. No 17, Jakarta Selatan.

© 2016 WARKOPANIME.COM by FAJAR.co.id

To Top