7 Musisi Jepang Yang Terkenal Dari Anime – WarkopAnime.com
Musik

7 Musisi Jepang Yang Terkenal Dari Anime

Bagi musisi Jepang, lagunya dipilih menjadi soundtrack anime adalah media promosi yang sangat ampuh. Karena anime ini nantinya kemungkinan akan disiarkan ke seluruh dunia, dan kalau anime itu sukses, otomatis nama mereka juga akan ikut terangkat. Semakin memorable anime nya, semakin memorable pula lagu soundtracknya, dan semakin dikenal pula band atau musisi yang menyanyikannya.

Di Indonesia sendiri, banyak anime yang ditayangkan di TV, beberapa udah gue review di rubrik Childhood Corner. Tetapi anime dengan soundtrack (asli, bukan dubbing) yang memorable itu anime yang tahun 2006 – 2009, jaman kejayaan Naruto di televisi Indonesia. Sebenernya tahun 1999 – 2005 pun banyak anime-anime yang bagus di TV, tapi dulu soundtrack nya kebanyakan didubbing, jadi yang memorable ya soundtrack versi Indonesianya deh.

Nah sementara itu, dari soundtrack anime itulah kita mulai mencari tau siapa musisi yang menyanyikannya, biasanya ada di tulisan kreditnya, dari situlah banyak musisi yang mulai dikenal (setidaknya di Indonesia) lewat soundtrack anime. Dan Berikut adalah 10 Musisi Jepang Yang Terkenal Lewat Anime, seperti dibawah ini:

 

7. Judy and Mary

JUDY-AND-MARY

Siapa yang tidak tahu “Samurai X” ? Anime yang bercerita tentang seorang Samurai bernama Kenshin yang ingin memulai kehidupan baru dan memutuskan untuk tidak membunuh lagi dan memakai pedang bermata terbalik. Dulu Kenshin dikenal sebagai Batosai sang pembunuh. Kenshin dengan luka berbentuk X di pipinya juga sempat menjadi ikon Samurai di Indonesia, semenjak anime ini ditayangkan oleh RCTI.

Lagu opening anime ini yang sangat terkenal berjudul “Sobakasu” yang dibawakan oleh band beraliran multi-genre (punk, rock, pop) bernama Judy and Mary . Coba dengarkan lagu Sobakasu berikut siapa tau bisa membawa kenangan masa lalu kita kala menonton Samurai X dulu.

 

6. V6

V6

Boyband Jepang yang beranggotakan 6 orang ini terkenal dengan lagunya yang menjadi Lagu Opening Anime “Inuyasha” berjudul “Change The World”. Inuyasha menceritakan tentang Kagome, seorang cewek yang menemukan dimensi lain di sumur tua di rumahnya, sumur itu membawanya ke masa jaman dulu dimana siluman masih sering ditemukan. Kagome membebaskan seorang siluman anjing yang tersegel di pohon keramat, siluman itu bernama Inuyasha, sejak saat itu petualangan mereka membasmi siluman-siluman jahat pun dimulai. Lagu Change The World akan menerbangkan kita ke masa-masa kita nonton Inuyasha di Minggu pagi di Indosiar atau sehabis magrib di Global TV.

 

5. Uura Saeka

21834-saekauura-nsr9

Uura Saeka adalah penyanyi pop-rock Jepang, lahir pada 1 April 1989. Lagunya yang berjudul “Sha la la – Ayakashi Night” yang menjadi original soundtrack dan opening dari anime “Kekkaishi” turut melambungkan namanya, terutama di Indonesia. Kekkaishi bercerita tentang para Kekkaishi, seseorang yang bisa menciptakan kekkai (segel berbentuk persegi) untuk mengurung dan membasmi siluman. Yoshimori adalah seorang Kekkaishi dari klan Sumimura, setiap malam dia berburu siluman sebagai tugasnya sebagai kekkaishi.

Yoshimori tidak sendiri, ada Tokine yang juga merupakan Kekkaishi dari klan Yukimura yang bersama-sama Yoshimori berburu siluman setiap malam. Walau hubungan klan Sumimura dan Yukimura kurang begitu baik, tapi Yoshimori dan Tokine bersabahat sejak kecil, Tokine pernah menyelamatkan Yoshimori yang menyebabkannya terluka parah, sejak sata itu Yoshi bertekad untuk menjadi Kekkaishi yang kuat agar bisa melindungi Tokine, bukan hanya merepotkannya seperti selama ini yang dia lakukan.

Kekkaishi (versi manga-nya) mendapat penghargaan sebagai manga shounen (komik untuk cowok) terbaik dalam Shogakusan Manga Award tahun 2007. Di Indonesia, versi Anime nya pernah ditayangkan oleh ANTV jam 2 siang.

 

4. Nobodyknows+

nobodyknows

Kelompok J-rap beranggotakan G-ton, Hidden Fish, Crystal Boy, Yasu Ichiban, Nori da Funky Shibire-sasu, DJ Mitsu bisa dibilang cukup sukses dalam dunia hip-hop Jepang. Musik mereka adalah kombinasi dari funk, jazz, dance, dan tentu saja hip-hop. Kelompok yang dibentuk tahun 1999 di Nagoya, Aichi, Jepang ini dikenal (khususnya di Indonesia) lewat lagu mereka “Hero’s Come Back!!!” yang menjadi first opening dari Naruto Shippuden.

Naruto Shippuden bercerita tentang Naruto saat beranjak remaja setelah timeskip selama 3 tahun menjalani masa latihan bersama Jiraiya, kegagalan Naruto untuk membawa pulang Sasuke dan memenuhi janjinya kepada Sakura meghantuinya dengan rasa bersalah, setelah latihan selama 3 tahun untuk memperkuat dirinya, sudah waktunya Naruto untuk menemukan kembali Sasuke, sementara teman-temannya di Konoha juga telah mengalami perkembangan. Nobodyknows+ lewat lagunya ini juga mengenalkan banyak orang di dunia lebih jauh tentang Japaneese Rap dan menjadi penggemar dari aliran musik tersebut.

Selain Hero’s come back, lagu nobodyknows+ yang berjudul “Kokoro Odoru” juga dijadikan soundtrack anime, tepatnya sebagai lagu ending anime “SD Gundam Force”.

 

3. Hitomi Shimatani

500full-hitomi-shimatani

Adalah lewat anime “The Law of Ueki”, nama Hitomi Shimatani menjajaki Indonesia. Dengan lagunya yang berjudul “Falco” yang dijadikan lagu opening The Law of Ueki, artis yang memulai debutnya ketika masih duduk di bangku SMA ini bisa membuat namanya semakin terkenal seiring dengan kesuksesan anime tersebut. The Law of Ueki bercerita tentang sebuah turnamen untuk menentukan Dewa baru, 100 calon dewa harus memilih satu murid SMP untuk menjadi petarungnya yang diberikan kekuatan khusus.

Kosuke Ueki dipilih oleh salah satu calon dewa bernama Kobayashi dan diberikan kekuatan untuk merubah sampah menjadi pohon. Calon dewa yang menang akan menjadi dewa selanjutnya sementara muridnya akan akan diberikan bakat kosong, yang memungkinkan seseorang mempunyai bakat apapun yang dapat dimilikinya. Bisa saja dengan mendengar “Falco” ini akan mengingatkan kita pada kekonyolan Ueki dan kawan-kawan dalam The Law of Ueki.

 

2. YUI

beli-gitar-yui

Nah ini dia, wanita cantik nan berbakat yang lagunya juga banyak dijadikan soundtrack anime. Teteh gue ini #NgakuNgakuUnite memiliki nama asli Yoshioka Yui, lahir di Fukuoka, Jepang 26 Maret 1987. Dia menyanyi, bermain gitar akustik, dan menulis sendiri lagu-lagunya, selain itu dia memiliki hobi menonton film, membaca buku, dan bermain badminton. Namanya terkenal di dunia — termasuk di Indonesia– lewat anime “Bleach”, dimana lagunya yang berjudul “Rolling Star” menjadi opening kelima anime tersebut dan lagunya yang lain, “Life” menjadi ending kelima Bleach. Publik dibuat kagum dengan keindahan suaranya juga kemahirannya bermain gitar akustik di lagunya berjudul “Goodbye Days” yang menjadi soundtrack film “Taiyou No Uta”. Karena bakatnya itulah, sekarang YUI termasuk penyanyi wanita terpopuler di Jepang dan memiliki banyak penggemar di seluruh dunia, termasuk gue tentunya.

 

1. Asian Kung-Fu Generation

asian-kung-fu-generation

Di peringkat pertama ada Asian Kung-Fu Generation, juga dikenal dengan sebutan “Ajikan” ini memang populer di dunia, apalagi semenjak lagu-lagu mereka dijadikan soundtrack anime terkenal. Dibentuk di Yokohama pada tahun 1996 oleh Goto Masafumi (vocals, guitar), Kita Kensuke (guitar, vocals), Yamada Takahiro (bass, vocals), and Ijichi Kiyoshi (drums), Asian Kung-Fu Generation masih eksis sampai sekarang.

Bicara J-Rock, bicara Ajikan, itulah kesan yang didapatkan penikmat musik seluruh dunia ketika mengenal lagu-lagu mereka. Di Indonesia, nama AKFG juga dikenal lewat anime “Naruto” dengan lagunya berjudul “Haruka Kanata” yang dijadikan soundtrack anime tersebut. Selain itu, banyak lagu mereka yang dijadikan soundtrack anime lainnya, seperti lagu “Rewrite” yang dijadikan soundtrack anime “Full Metal Alchemist”, lagu “Aru Machi no Gunjou” dijadikan soundtrack film animasi “Tekon Kinkreet” dan lagu “After Dark” yang menjadi soundtrack anime “Bleach”.

 

Source: KasKus

loading...
Click to comment
To Top