Ada yang Masih Mengenali Sekai Ninja Sen Jiraiya? – WarkopAnime.com
Interest

Ada yang Masih Mengenali Sekai Ninja Sen Jiraiya?

Sekai Ninja Sen Jiraiya. Foto: int

WARKOPANIME.COM – Pada tahun 2000 an awal seri Tokusatsu ini hadir di Indonesia yang tak lain adalah Sekai Ninja Sen Jiraiya atau dikenal sebagai Jiraiya.

Serial ini menceritakan tentang sebuah keluarga ninja yang secara turun temurun melindungi warisan leluhur yang disebut dengan kepingan Pako.

Ternyata kepingan pako tersebut merupakan sebuah potongan peta yang akan menunjukkan sebuah benda dari luar angkasa yang memiliki kekuatan luar biasa. Kepingan tersebut terpecah menjadi dua. Yang satunya sudah dimiliki oleh Dokusai, musuh utama.

Untuk melindungi kepingan Pako dari Dokusai, anak angkat dari keluarga ninja generasi ke-34 tersebut yang bernama Toha, diberi warisan pakaian sentai Ninja, dan menggunakan identitas baru sebagai Sekai Ninja Sen Jiraiya.

Perebutan kepingan Pako tersebut akhirnya tidak hanya melibatkan kedua keluarga ninja yang saling berseberangan tersebut, melainkan juga merambat menyerang warga kota yang tidak berdosa. Di saat itulah Jiraiya akan selalu muncul sebagai pahlawan kebenaran yang akan selalu menumpas penjahat-penjahat yang dikirimkan oleh Dokusai.

Misteri terus berlanjut hingga menguak fakta bahwa Toha bukanlah asli makhluk bumi, melainkan masih keturunan dari pemilik Pako yang aslinya dari luar angkasa. Dan kostum Jiraiya tersebut adalah warisan dari leluhurnya.

Dari awal cerita, mungkin akan terlihat seperti kisah Kamen Rider Era Showa, dimana satu kstaria akan terus bertarung mengalahkan musuh-musuhnya satu per satu.

Namun ternyata pada akhir-akhir episode, Jiraiya tidak hanya merupakan pertarungan para ninja, tetapi berlanjut ke pertarungan Robot Raksasa, karena ternyata yang disembunyikan oleh kepingan Pako tersebut adalah peta menuju pesawat ruang angkasa milik leluhur Toha yang bisa berubah menjadi sebuah robot raksasa.

Serial ini pernah tayang di salah satu televisi swasta setiap Senin – Jumat sekitar jam 4 sore di Indosiar. Jurus andalannya yang sangat populer pada saat itu adalah “Pedang Cahaya Kemilau.” (rob/FAJAR)

loading...
Click to comment
To Top