Inilah Beberapa Alasan Orang Yang Tidak Suka Cosplay – WarkopAnime.com
Cosplay

Inilah Beberapa Alasan Orang Yang Tidak Suka Cosplay

Pic Source: geekculture.co

WARKOPANIME.COM – Beberapa dari kalian mungkin seorang cosplayer dan kalian sangatlah senang menjalani hobi ini, apalagi kalian bisa memliki teman-teman yang banyak disetiap event yang kalian ikuti. Hampir semua orang tertarik akan cosplayer. Bagaiman tidak, cosplayer yang menggunakan kostum serta memakai make up yang bisa mirip dengan karakter anime manga sangatlah menraik perhatian.

Tapi segala sesuatu didunia ini pasti menimbulkan Pro-Kontra di kalangan masyarakat. Termasuk cosplay ini, walaupun kita melihat banyak orang-orang yang menyukai ( Pro ) dengan hobi ini, namun ternyata ada juga orang yang tidak menyukai Cosplay.

Alasan mereka tidak suka ( Kontra ) dengan cosplay sangatlah bermacam – macam, seperti alasan dibawah ini :

Orang Tua tidak setuju

Tidak semua cosplayer mendapatkan kesempatan untuk menikmati dunia cosplay, salah satu kendala selain uang yakni orang tua tidak setuju jika anaknya ikut-ikutan ber cosplay karena dipandang kegiatan tidak bermanfaat.

Buang-buang uang

Berapa biasanya dana yang habis untuk buat 1 kostum lengakp dengan weapon dan aksesorisnya? mungkin sampai yah 1 jutaan. Mungkin nominal segitu bagi sebagian orang sangatlah banyak dan masih bisa dipergunakan untuk hal yang lebih berguna.

Aneh

Melihat cosplayer dengan costum serta rambut yang warna-warni pastilah terlihat aneh di kalangan umum.

Terlihat Bodoh

Pada saat cosplayer beraksi diatas panggung , pasti yang dinantikan oleh penonton yakni aksi panggung yang luar biasa. Namun bagaimana jika cosplayer itu hanya berdiam diri, lypsing , jalan tanpa arah tujuan, dan bertarung dengan bela diri ala kadarnya. Terlihat bahwa cosplayer tersebut tidak mempersiapkan diri untuk beraksi diatas panggung. Sehingga penampilannya jauh dari kesan “Performance”.

Terkesan Anak-anak

Alasan ini sangatlah familiar di kalangan cosplayer, banyak orang yang melihat cosplayer yang sudah berumur 18+ ( dewasa ) berkostum anime di jejaring sosial maupun dirumah akan mengatakan bahwa cosplayer tersebut masih kekanak-kanakkan atau tidak dewasa.

Tidak mirip

Cosplayer pasti sedih disaat dia lagi bercosplay tapi banyak yang bilang tidak mirip, padahal dia sudah membuat kostum dan belajar make-up dengan baik, yah mungkin faktor fisik. Tetapi beberapa orang juga yang keterlaluan dalam hal menilai kemiripan cosplay dengan karakter anime yang sedang di cosplaykannya, ada yang membandingkannya dengan figma , gambar 2D , bahkan tingkah laku cosplayer dinilai tidak mirip.. yah, pokoknya bermacam-macam alasan orang yang bilang cosplayer itu tidak mirip sama sekali.

Merusak karakter

Nah yang ini juga alasan kuat kenapa sebagian orang tidak suka cosplay, yah bagaimana tidak kesal jika kita mengidolakan salah satu karakter dan ada cosplayer yang ber-cosplay karakter yang kita idolakan namun sayangnya tingkah lakunya menyimpang dan seakan menjatuhkan citra karakter yang sedang dibawakannya. Pastilah kekesalan itu akan muncul . Namun jika cosplayer itu dengan sempurna membawakan kostum serta tingkah laku nya yang baik, pastilah cosplayer itu mendapatkan banyak penggemar.

Crossplay atau Waria

Tidak sedikit cosplayer pria ingin mencoba ber-crossdres , crossdres yaitu memainkan karakter lawan jenis, kasarnya cowok berdandan seperti wanita, yah kalo jadinya cantik mungkin masih bisa dipuji teknik make-up nya, tapi kalau crossplaynya setengah-setengah, yang ada malah di benci sama orang-orang dan dikira waria lagi.

Pakaiannya tidak sopan

Yah mau bagaimana lagi, kita ini menganut budaya timur , jadi sebagian orang masih menganggap berpakaian minim ditempat umum dikatakan tidak sopan dan bisa dibilang kita tidak tahu malu , lain halnya jika kita bercosplay di luar negeri.

Saling menjatuhkan

Mungkin kesan anak-anak pada cosplayer sangatlah cocok pada cosplayer yang ingin menjadi terkenal namun dia selalu menjatuhkan cosplayer lain dengan cara menyebar gossip, mengejek, menyindir di status jejaring sosial sehingga menyebabkan pertengkaran yang tidak membuahkan hasil. Kenapa sesama cosplayer masih saling menjatuhkan? dan pada akhirnya inilah yang disebut dengan drama kekinian.

Cosplayer Sombong

Pernah dibilang sombong sewaktu lagi cosplay? terus apa alasannya? yah pasti ada yang bilang tidak mau difoto, tidak pernah menyapa satu sama lain, jarang ngumpul bareng dan lain-lain . Mungkin orang yang mengatakan bahwa cosplayer itu sombong merasakan ada sesuatu yang berbeda setelah melihat temannya ikut cosplay. Cosplayer disini harus mampu bersosialisasi dengan baik terhadap non-cosplayer.

Tidak punya masa depan

Kemunginan alasan ini yang paling parah, pernah tidak kalian ketika lagi nonton tv tiba-tiba ada acara cosplay, orang tua kalian langsung bilang, “itu orang ngapain? kok bergaya yang aneh-aneh seperti tidak punya masa depan?” pastinya langsung shock mendenger kata seperti itu pertama kalinya.

Katanya kegiatan ini tidak penting, dan tidak membuahkan hasil, yang jadi orang kaya itu bukan cosplayernya, tapi malah yang jualan kostumnya yang kaya. Memangnya jadi cosplayer dapat gaji? Kalau tidak ada gaji , ngapain buang-buang uang untuk hal seperti ini. Sebagian orang mungkin memandang seperti ini, namun tidak semua orang berpandangan seperti itu, yah mungkin ada benarnya juga bagi mereka.

Cosplay adalah salah satu cara untuk mengekspresikan diri. Tentu ada kesenangan dan kebanggaan tersendiri ketika bisa “meniru” dan memerankan karakter idola, baik dari anime, manga, game, atau film. 

Jangan cepat puas. Terus tingkatkan kemampuan ber-cosplay. Coba untuk cosplay dengan karakter yang berbeda. Cosplay is fun! Tapi jangan lupa bahwa kesenangan ber-cosplay itu bukan hanya untuk dinikmati sendiri, tapi juga harus bisa dinikmati orang lain yang melihat dan pastinya selalu berpikir positif dalam melakukan hobi cosplay itu sendiri. [warkopanime/fajar/robi]

loading...
Click to comment
To Top