Basis Dragonforce: Pada Awalnya Agak Aneh Ketika Kolaborasi dengan Babymetal – WarkopAnime.com
Musik

Basis Dragonforce: Pada Awalnya Agak Aneh Ketika Kolaborasi dengan Babymetal

Foto: Frederic Leclercq feat Babymetal - via babymetalnewswire.com

WARKOPANIME.COM – Melalui situs media, Newswire, yang belum lama ini tengah merayakan ulang tahun keduanya memberikan informasi yang menarik. Melalui laman berita yang warkopanime.com (FAJAR Grup) kutip dari situsnya tersebut tepatnya tanggal (17/10) kemarin, mereka telah melakukan beberapa sesi wawancara dengan salah satu personil musik metal ternama yang tak lain adalah Dragonforce.

Selama jadwal ketat konsernya di Jepang, Frederic Leclercq basist dari Dragonforce memberikan sedikit sesi wawancara kepada Newswire. Dari sana terungkap bahwa selain kegiatan dan konser band cadas ini di Jepang, Dragonforce sedang menggarap proyek baru mengenai Album pertama mereka dengan Sinsaenum akan dirilis pada bulan Juli tahun depan.

Selain itu Frederic juga berbicara tentang proses pembuatan album “Road of Resistance” yang dimana isinya mereka yang bermain musik dengan berkolaborasi bersama Babymetal seperti konser di Download Festival 2015, Metal Hammer Golden Gods 2015, dan Tokyo Dome.

Kesan pertama ketika mereka berkolaborasi dengan Babymetal, Frederic mengatakan “untuk pertama kalinya saya bermain musik di hadapan semua orang diiringi dengan alunan musik piano seperti di sekolah musik dan aku benar-benar tidak menikmati itu,” ujar Frederic sambil tertawa.

Foto: Frederic Leclercq feat Babymetal - via babymetalnewswire.com

Foto: Frederic Leclercq feat Babymetal – via babymetalnewswire.com

Seperti yang kita ketahui bahwa konsep dari Babymetal sendiri penggabungan antara musik metal dan musik J-pop idol. Jadi wajar dan rada aneh bagi Frederic yang total dirinya bermain musik murni bergenre metal agak kaget ketika musik yang dimainkan pertama kali oleh Babymetal disaat itu.

Ketika ditanyai mengenai hubungan band Dragonforce dengan Jepang, Frederic menjawab “Saya hanya bisa berbicara untuk diriku sendiri tapi ini bukanlah rahasia, bahwa aku mencintai Jepang secara pribadi itu sudah sangat jelas. Sebagai seorang musisi antusiasme para fans disini (Jepang) menyambut kita dengan baik bahkan ada sebagian yang memberikan kami oleh-oleh tuk dibawa pulang,” kenang Frederic sambil tersenyum.

Dan dimana saat ditanya tentang pertama kali mendengar album “Road of Resistance”, Frederic berujar “Yah ketika pertama kali mendengar lagu-lagu tersebut dalam versi demo seperti yang saya lakukan ketika membantu Herman (temannya) dan Sam (temannya). Ada beberapa sedikit dalam hal akord yang sudah harmoni dan lain-lain, jadi aku sudah bisa mendengar potensi dari lagu mereka, ternyata terdengar mengagumkan sehingga reaksi pertama saya adalah senyum lebar di mukaku!”

Band Dragonforce ini sudah kolaborasi dengan Babymetal setidaknya dua kali, pertama di Download Festival 2015. Babymetal pada waktu itu merupakan bintang tamu dalam konser mereka dan kemudian memainkan “Road of Resistance” dan Gimme Chocolate” bersama-sama dan di Metal Hammer Golden Gods 2015.

Bila disinggung mengenai apa saja kendalanya dalam kolaborasi dengan Babymetal ternyata ada pengalaman tersendiri bagi frederic yang dimana mereka sudah dua kali bermain bersama.

“pada acara pertama, di Download. Jujur kami agak gugup karena kami sebelumnya tidak berlatih bersama dengan gadis-gadis (Babymetal), namun kami sigap dengan belajar lagu mereka dan kami tahu cara memainkannya, jadi bisa dikatakan tidak masalah, tapi itu lebih seperti “apa yang kita lakukan atau di mana kita berdiri” karena Babymetal memiliki koreografi mereka sendiri, tetapi kita juga tidak ingin kalah hanya semata menjadi figuran semata dalam acara tersebut.”Ucapnya sambil tertawa.

Nah pertanyaan terakhir yang kami kutip dari situs tersebut adalah bagaimana reaksi dari fans Dragonforce setelah bermain dengan Babymetal?

“Ini selalu sama, dimana kita berkolaborasi dengan beberapa musisi lainnya, ada beberapa fans yang senang ada juga yang mengkritik. Saya pikir sebagian besar dari fans kami menikmati kolaborasi tersebut. Sepertinya ada beberapa sebagian yang langsung pergi meninggalkan tempat pertunjukan dengan mengumpat “Astaga ya…Tuhan ini bukanlah musik metal yang seharusnya…bla..bla” tapi ya sebagian besar para fans menilai kolaborasi kita lakukan itu disambut dengan positif,” Ujarnya

“Dan saya pribadi pun sangat senang untuk pertama kali berkolaborasi dengan Babymetal meskipun dibilang sebagian dari para fans musik mereka aneh pada awalnya, namun itulah ciri khas sendiri bagi para musisi. Boleh berbeda musik yang ditampilkan tapi secara nyatanya Babymetal tidak meninggalkan unsur musik metal itu sendiri.” Tutupnya (rob/FAJAR)

loading...
Click to comment
To Top