Ekspresi Konyol Pukul Bokong Wanita Jepang dengan Patung Pemain Baseball Ini Bikin Geleng-geleng Kepala – WarkopAnime.com
Unik & Aneh Tapi Nyata

Ekspresi Konyol Pukul Bokong Wanita Jepang dengan Patung Pemain Baseball Ini Bikin Geleng-geleng Kepala

Ekspresi Wanita Jepang Pukul Bokong bersama patung. Foto: Foto: rocketnews24.com

WARKOPANIME.COM – Banyak daerah Jepang memiliki patung-patung icon tokoh anime dari berbagai seri, salah satunya adalah patung Taro Yamada.

Seperti dikutip dari rocketnews24.com, salah satu daerah di Jepang bernama Mizushima terkenal karena saga bisbol ‘Dokaben’, yang begitu populer dengan tokoh protagonis bernama Taro Yamada yang dibuat patung perunggunya di Kota Niigata.

Dan hingga akhirnya patung Taro Yamada ini menjadi korban kreativitas dan rasa humor bagi masyarakat Jepang yang melintas di depannya.

Meskipun saga serial Dokaben sudah lama selesai sejak tahun 1995, namun sepertinya kreativitas orang-orang Jepang sedang berapi-api untuk membuat selfie bersama patung Taro Yamada.

Hal ini dipelopori oleh Shinya Nishimura, seorang creative director koran lepas di Okinawa yang punya ide lucu mengumpulan foto slapstick comedy dan menamai proyeknya ini dengan “Butt Bat Girls”.

Foto-foto yang dihasilkan tentu saja sesuai nama proyeknya, dengan banyak pose wanita yang seakan dipukul pantatnya oleh pemukul baseball Taro Yamada.

Foto: rocketnews24.com

Foto: rocketnews24.com

Foto: rocketnews24.com

Foto: rocketnews24.com

Ini menjadi salah satu tren tersendiri di Jepang yang banyak mengisi sosial media dan banyak juga yang mengirim foto-foto unik mereka saat dipukul oleh Taro Yamada pada beberapa waktu yang lalu.

Yang lebih menarik, espresi mereka yang lucu dan unik bisa dipublikasikan oleh Shinya Nishimura. Tentu saja fokusnya bukan pada tindakan kekerasan terhadap wanita atau pelecehan seksual.

Semua proyek foto ini hanya untuk lucu-lucuan dan mengekspresikan penghargaan adanya patung-patung tokoh anime di Jepang. Lagipula, semua model wanita yang melakukan pun juga menunjukkan ekspresi senyum dan tanpa paksaan. (rob/FAJAR)

loading...
Click to comment
To Top