Gimana Sob Enak Ga Sama Filler Naruto? Inilah Penyebab Filler Dalam Anime ‘Naruto’ – WarkopAnime.com
Anime

Gimana Sob Enak Ga Sama Filler Naruto? Inilah Penyebab Filler Dalam Anime ‘Naruto’

Apa sih yang terdengan dibenak kalian saat ini jika mendengar atau membaca kata Anime Naruto? Yap Anime yang diangkat langsung dari seri Manga karya Masashi Kishimoto banyak dibicarakan dan bahkan menjadi bahan perbincangan Netizen karena Filler yang benar-benar memakan waktu. Entah apa yang menjadi benak di pihak pembuatan studio Animasi Naruto yaitu Pierrot selalu membuat Naruto berada dalam jebakan Filler. Sudah hampir satu musim dan bahkan memasuki 2 musim Naruto sampai sekarang masih melanjutkan seri yang tidak ada di Manganya tersebut. Bukan hanya saat-saat ini, sebelumnya Naruto juga pernah memakan Filler seperti Arc Chikara, Chuunin Exam 2 dan masih banyak lagi.

Lantas apa sih yang membuat Naruto selalu berada dijaringan yang bernama Filler? Berikut penjelasannya :

Yang Pertama ialah berasal dari Manga, setiap studio Animasi perlu menimbang seimbang antar jumlah satu episode dan chapter pada Manga. Dalam kasusnya, dalam setiap episode Naruto mereka memakan bagian Manga sebanyak 2 – 3 chapternya sedangkan kita telah tahu bahwa ketika Manga ini masih berjalan Manga Naruto terbit satu minggu satu sekali begitupula dengan Animenya. Lalu apa yang terjadi? Jelas episode dari Naruto akan terus mendekati jarak Anime dengan Manganya. Oleh karena itu, untuk mengulur waktu agar semuanya berjalan dengan baik pihak studio telah membuat Filler atau episode yang jalan ceritanya tidak ada sama sekali dengan Manga.

Perlu kalian tahu, adegan serta genre Naruto kebanyakan mengenai perkelahian/action atau lebih berat seperti Martial Art dan di bagian Manga sendiri suatu yang tak dapat bergerak sangat cepat durasinya dalam sebuah animasi yang telah berlangsung dalam setiap episode. Apalagi Masashi Kishimoto membuat Manga Naruto per-chapternya hanya terdiri dari 21 halaman bahkan pernah dan sering sampai 14 halaman atau lebih sedikit perminggu. Sudah sewajarnya mereka telah mengulur waktu dan ketika Manga telah sedikit mengalami jarak yang cukup jauh maka pihak studio Animasinya akan memulai melanjutkan kembali jalan cerita dari Manga dan begitu seterusnya.

Yang Kedua adalah dari Pihak Studio. Pihak studio pembuatan animasi Naruto adalah Pierrot dan mereka cukup dapat keuntungan yang lebih atas hadirnya Naruto distudio mereka. Pierrot kali ini menjadi alasan mengapa Naruto selalu mengalami filler yang panjang saat ini. Bukan hanya dari Manga, Pierrot telah mengetahui bahwa Manga Naruto kini tamat dan tentu saja jika Naruto segera diselesaikan kemungkinan besar mereka mengalami kerugian yang besar. Maka dari itu Pierrot telah mengambil langkah panjang agar Naruto yang Manganya kini telah usai satu tahun yang lalu terus melakukan perpanjangan episode sampai Arc Kaguya Ootsutsuki vs. Naruto, Sasuke, Sakura dan Kakashi memulai pertarungan kembali.

Dalam debutnya arc dari Kaguya belum berada dalam jangkauan Pierrot karena bagian akhir yang telah diambil adalah pasca Madara berhasil menggunakan Mugen Tsukuyomi pada manusia diseluruh dunia. Kembali lagi keawal, dan memang pada dasarnya dengan adanya Manga yang saling berdekatan dengan Episode, Pierrot selalu mengambil keuntungan dari lemahnya perilisan Manga yang terlalu pendek dam membuat pengalih bukan hanya di suatu Arc tetapi dalam sebuah flashback yang sangat jauh padahal antar episode dan Manga nya cukup berjauhan. Diantara pengalihan tersebut Pierrot telah mengambil keuntungan dibeberapa Arc seperti Penangkapan Sanbi, Arc Sora, Flashback Obito dan masih banyak lain. Maka dari itu perlu pertimbangan yang besar agar episode Naruto sempat diselesaikan.

Untuk alasan yang lain dengan adanya filler tentu saja akan membuat para Naruto Lovers tidak kecewa. Pasalnya Manga yang kini telah tamat, pihak studio Pierrot terus melanjutkan dan jika tidak ada filler mungkin Anime Naruto yang saat ini masih kita nikmati mungkin sudah tamat tentunya. Bagaimana pendapat kalian?

loading...
Click to comment
To Top