Kata Siapa Kehidupan Sekolah Jepang Sebenarnya Mirip dengan yang di Anime? – WarkopAnime.com
Culture

Kata Siapa Kehidupan Sekolah Jepang Sebenarnya Mirip dengan yang di Anime?

Foto Source: wallpaperus.org

WARKOPANIME.COM – Pernah tidak sih kalian berpikir bahwa beberapa adegan yang sering ditampilkan dalam seri anime genre life school favorit kalian itu sebenarnya tidak terjadi dalam kehidupan sebenarnya di sekolah tinggi di Jepang.

Anime genre life-school sering kali menampilkan beberapa adegan-adegan seperti bersenang-senang di dalam kelas, menghadiri kegiatan klub sekolah setiap tahun, melakukan tugas sehari-hari dan menghabiskan waktu dengan teman-teman.

Tapi sayangnya, sekolah-sekolah Jepang sebenarnya lebih ketat dari apa yang kalian bayangkan selama ini dan kebanyakan siswanya tidak punya waktu untuk melakukan berbagai kegiatan lainnya. Sebagian besar waktu mereka habiskan untuk studi akademis dan mereka memiliki waktu yang sangat terbatas untuk hiburan.

Berikutnya adalah pemahaman kehidupan sekolah yang sebenarnya di Jepang yang jauh berbeda dengan kehidupan dalam serial anime genre life-school yang kalian tonton selama ini dan ada beberapa peraturan yang sebagian besar siswa Jepang harus mematuhinya.

Penasaran? langsung saja simak 5 fakta yang paling menonjol tentang kehidupan sekolah di anime dan di dunia nyatanya di Jepang, seperti dibawah ini:

1. Siswa sekolah Jepang dilarang mengendarai kendaraan pribadi ke sekolah

Foto Source: tokyobybike.com

Foto Source: tokyobybike.com

Keselamatan adalah salah satu faktor yang paling penting. Banyak siswa sekolah di Jepang itu rata-rata semuanya berjalan kaki atau naik sepeda jika jarak antara sekolah dan rumah mereka tidak terlalu jauh. Ada juga siswa sekolah Jepang menggunakan transportasi umum, seperti kereta dan bus.

Namun uniknya jika siswa yang menggunakan transportasi umum tadi diwajibkan untuk berdiri di bis dan kereta api apabila ada lansia ataupun orang yang memiliki keterbatasan karena ini juga merupakan salah satu kebijakan serta aturan dari sekolah mereka berasal.

2. Dilarang melakukan kegiatan tertentu di depan umum saat di sekolah

Foto Source: commons.wikimedia.org

Foto Source: commons.wikimedia.org

Membaca buku sambil berjalan, mengunyah permen karet atau sebagainya itu menandakan perbuatan tidak sopan dan tindakan yang tidak diperbolehkan oleh sekolah karena ini mungkin akan meninggalkan reputasi buruk terhadap sekolah apabila salah satu siswanya melakukan perbuatan tersebut.

3. Seragam sekolah adalah suatu kewajiban utama

Seragam Versi Anime (cosplay) - Foto Source : wehertit.com

Seragam Versi Anime (cosplay) – Foto Source : wehertit.com

Seragam Sekolah Sebenarnya di Jepang -  Foto Source: flickr.com

Seragam Sekolah Sebenarnya di Jepang – Foto Source: flickr.com

Ada beberapa variasi lainnya dari seragam sekolah yang tersedia di Jepang, namun jenis seragam yang paling umum didapati di Jepang hanyalah Blaze dan Sailor.

Blazer Style (Seragam jenis Blazer) : terdiri dari Kemeja putih lengan panjang, merupakan pakaian yang sangat penting dan wajib dikenakan oleh laki-laki dan perempuan, diikuti oleh blazer berwarna hitam. Dasi harus dikenakan di leher yang diterapkan untuk kedua jenis kelamin. Kadang-kadang, anak perempuan diwajibkan mengenakan pita saja.

Sailor Style (Seragam jenis Sailor) : Fitur utama seragam sekolah untuk anak perempuan bentuknya sendiri memiliki kerah seperti seragam pelaut umumnya dan disertai pita di dada. Sebaliknya, anak laki-laki mengenakan jaket berkerah tinggi dengan kancing berwarna emas yang disebut dengan Gakurans.

Kebanyakan dari mereka diperbolehkan untuk tidak mengenakan jaket mereka selama musim panas dan hanya mengenakan kemeja putih lengan pendek, laki-laki memakai t-shirt kasual di bawah lengan kemeja mereka.

4. Wajib emakai sepatu indoor ketika sudah memasuki sekolah

jp-school-7

Foto Source: global.rakuten.com

Setelah di sekolah, siswa di Jepang biasanya telah disediakan dengan loker atau rak sepatu mereka masing-masing, di mana mereka harus melepas sepatu untuk diluar ruangan mereka dan memakai uwabaki (sepatu atau sandal dalam ruangan di Jepang) sebelum memasuki kelas.

Tujuan utama dari memakai sepatu dalam ruangan adalah untuk menjaga kebersihan dan memelihara minimum kerusakan pada lantai, karena tidak ada petugas kebersihan di gedung sekolah Jepang.

5. Tidak ada makanan ringan dan ramen instan di sekolah

jp-school-8

Foto Source: Shizuokagourment.com

Makanan ringan atau cemilan bergula dan makanan olahan dilarang di jual di dalam sekolah Jepang, karena semua makanan tersebut menyediakan sedikit atau tidak ada manfaat gizi bagi para siswa sekolah itu sendiri.

Selain faktor tersebut makanan ringan tadi dapat menimbulkan banyak masalah bagi kesehatan seperti, kerusakan pada gigi, obesitas, penyakit jantung dan tekanan darah tinggi. Para siswa di Jepang sering makan siang dengan kotak makan (bento) siang yang biasanya dibuat oleh ibu mereka sendiri sebelum berangkat ke sekolah.

Itulah 5 fakta yang paling menonjol dari perbedaan kehidupan sekolah di anime dan dunia nyatanya di Jepang. [warkopanime.com/fajar.co.id/robi]

loading...
Click to comment
To Top