Pernah Liat Ruang Kerja Pencipta One Piece? Kalian Akan Takjub dengan Bentuk Toiletnya – WarkopAnime.com
Manga

Pernah Liat Ruang Kerja Pencipta One Piece? Kalian Akan Takjub dengan Bentuk Toiletnya

YANG bilang nggak kenal dengan One Piece, pasti baru punya televisi di rumah. Hehehe…  Becanda.

One Piece memang jadi satu dari beberapa manga populer saat ini. Penciptanya, Eiichiro Oda terbilang sukses memperkenalkan manga bergenre bajak laut.

Karena itu, menurut rilis yang diterbitkan Bungei Shunju Bunshun Weekly, pendapatan mangaka Eiichiro Oda mencapai 2 Miliar Yuan pertahun atau setara dengan Rp 2,17 miliar. Biasa saja kan? (Biasa kalau bokap ane bisnisnya jual-beli pulau).

Nah, punya penghasilan bujubuneng tersebut, otomatis, kediaman plus kantor milik pembuat One Piece pasti keren.

Berikut adalah beberapa sisi ruangan kerja milik Eiichiro Oda

one piece2

Inilah meja kerja milik Eiichiro Oda. Hampir seperti ruangan bajak laut di film Pirates of Caribbean kan? Dari sinilah Ruffi dan kawan-kawan diciptakan.

ruangan2

Tim kreatif dan asisten Eiichiro Oda punya meja kerja tersendiri. Saban hari mereka selalu berkoodirnasi dalam menggambar manga keren One Piece.

one piece3

Menurut Eiichiro, setiap hari banyak kertas yang terbuang karena kesalahan gambar. Dia dan timnya tidak mengkompromi kesalahan sekecil apapun, hal itu untuk memaksimalkan hasil akhirnya.

ruangan

Untuk menjaga kenyamanan suasana, Eiichiro merancang setiap sudut ruangan sesuai dengan hobinya. Ada rak mainan yang keren-keren, patung robot Terminator dan pintu sengaja juga dibuat seperti di dalam perahu.

ruangan4

Inilah hobi Eiichiro Oda. Dia bisa menghabiskan banyak waktu untuk bermain game dengan teman-teman atau para krunya. Menurut Eiichiro, kadang inspirasi datang juga dari aktifitas ini

ruangan6

Inilah tempat yang paling keren, toilet.. Eiichiro sengaja membuat ruangan tuiletnya mirip dengan suasana dasar laut. Ada hiu, belut dan berbagai hewan laut lainnya. Eichiro membuat interior seperti ini, karena terkadang inspirasi nya muncul saat, maaf.. lagi ‘ee’. hehhe… begitulah si seniman hebat ini.

loading...
Click to comment
To Top