avatar

Apa yang terjadi dengan Manga yang tidak terjual? Beberapa di antaranya menjadi kertas toilet

Apa yang terjadi dengan Manga yang tidak terjual? Beberapa di antaranya menjadi kertas toilet

Penulis manga menceritakan sebuah kisah menyedikan untuk melihat nasib tercela dari komiknya yang tersisa.

Posted 19 days ago in News.

User Image
fathurrohman
2 Followers
5331 Views

WARKOPANIME.FAJAR.CO.ID - Penulis manga menceritakan sebuah kisah menyedikan untuk melihat nasib tercela dari komiknya yang tersisa.

Sebagai seorang seniman manga memiliki dua tanda, yang pertama adalah ketika penerbit besar memutuskan untuk membuat cerita cerita tentang karya Anda di salah satu antologi manga, dan yang kedua adalah ketika serial tersebut memiliki cukup banyak bab dan basis penggemar yang cukup besar sehingga penerbit menempatkan sebuah tangkiobon, atau mengumpulkan volume dari seri Anda.

Namun perlu diketahui juga bahwa tidak semua komik akan menemukan rumah bahagia dengan penggemar, dan apa yang terjadi pada salinan yang tidak terjual bisa menjadi hal yang memilukan untuk para seniman manga.

Seperti Rensuke Oshikiri, pencipta manga termasuk Hi Score Girl , baru-baru ini berbagi pengalaman menyedihkan tentang hal tersebut melalui sebuah akun twitternya.

"Suatu hari, saya pergi ke sebuah pabrik yang dikelola oleh [penerbit manga] Kodansha. Di sinilah tankobon yang kembali dan rusak tanpa ampun ditangani. Dengan raungan nyaring, tankobon, yang merupakan jiwa pencipta, dicabik cabik, dikompres, dan memenuhi takdir mereka didaur ulang menjadi kertas toilet. Saya bahkan melihat tankobon saya sendiri di tempat ini. " ujarnya

Dalam foto yang ditunjukan Oshikiri, terlihat gunung manga ditumpuk di gudang fasilitas, dari mana muatan setelah beban diambil dan dibuang ke mesin yang menghancurkannya kembali ke bahan baku mereka. Dan postingannya tersebut juga mendapat respon dari para penggemar manga yang banyak mengatakan bahwa tindakan tersebut tidak layak untuk dilakukan.

"Tidak bisakah mereka mencari cara murah untuk menyimpannya, lalu menjualnya sedikit demi sedikit?", "Tidak bisa ditolong. Bahkan jika mereka hanya duduk di sana, harganya mahal untuk gudang buku yang tidak terjual. ", "Sayang sekali. Kuharap mereka menyumbangkannya ke perpustakaan atau semacamnya. ", "Mereka harus memotong harga jualnya setengah atau beberapa sebelum mereka harus melakukan ini.", "Kenyataannya kasar." Ujar para penggemar dalam akun twitter Rensuke Oshikiri.(fat/fajar)

Tags: #save manga,

newspaper Read more