Jepang Mencanangkan Simulasi Bayi ala Tamagotchi, Lucu Ngga Malah Mengerikan – WarkopAnime.com
Uncategorized

Jepang Mencanangkan Simulasi Bayi ala Tamagotchi, Lucu Ngga Malah Mengerikan

ilustrasi : Simulasi Robot Bayi di Jepang - via Google Image

WARKOPANIME.COM – Apakah kalian masih ingat dengan Tamagotchi? Tentunya bagi kamu nih, yang merasakan masa kecil di tahun 1990-an akhir sampai 2000-an awal pasti tahu dong.

Mainan elektronik ini memungkinkan kamu untuk punya binatang peliharaan sendiri. Harus dirawat, diberi makan, bahkan bisa bisa mati jika tidak segera diobati saat sakit.

Tamagochi - Image Source via Google Image

Tamagochi – Image Source via Google Image

Tetapi bagaimana jadinya bila Tamagochi diubah menjadi yang dimana mengharuskan kita untuk merawat seorang bayi?

Pemerintah Jepang pada tahun 2016 ini telah membuat kampanye untuk para pemuda dan pemudi di sana. Sebagaimana kita tahu, orang-orang Jepang terlalu workaholic.

Pria-pria di sana sangat fokus bekerja, sedangkan para wanitanya malam memilih enggan menikah dan melahirkan anak.

Dari prediksi badan sensus penduduk yang dilansir Japantimes, pada tahun 2050 nanti mayoritas penduduk Jepang adalah para lansia di atas umur 70 tahun.

Maka dari itu pemerintah Jepang melakukan sebuah trobosan untuk mengatasi hal tersebut. Berbagai macam upaya pemerintah Jepang untuk menarik perhatian dari para pemuda dan pemudi negaranya.

Robot Kiribo Mini - Image Source via Google Image

Robot Kiribo Mini – Image Source via Google Image

Salah satunya dengan menciptakan Kirobo. Robot buatan Toyota ini bisa mengenali dan menanggapi perilaku orang dengan nada tinggi melengking.

Hanya saja, pergerakan Kirobo dianggap tidak stabil dan kurang real dalam menirukan kehidupan bayi. Kirobo lebih terkesan seperti bayi yang monoton.

Lain halnya dengan Yotaro, simulator bayi ini jauh lebih realistis. Yotaro menggunakan teknologi proyeksi untuk wajah sehigga dapat menyimulasikan emosi dan ekspresi melalui spektrum.

Simulator bayi ini juga bereaksi saat disentuh, sanggup menunjukkan suasana hati, bahkan memperlihatkan kondisi sakit.

TO GO WITH AFP STORY "Lifestyle-Japan-technology-society,FEATURE" by Kimiko de Freytas-Tamura An engineering student soothes a baby robot during a presentations at a lboratory in Tsukuba University, Ibaraki Prefecture on February 12, 2010. It giggles and wiggles its feet when you shake its rattle, but will get cranky and cry from too much tickling: Meet Yotaro, a Japanese robot programmed to be as fickle as a real baby. AFP PHOTO/Kazuhiro NOGI (Photo credit should read KAZUHIRO NOGI/AFP/Getty Images)

TO GO WITH AFP STORY “Lifestyle-Japan-technology-society,FEATURE” by Kimiko de Freytas-Tamura An engineering student soothes a baby robot during a presentations at a lboratory in Tsukuba University, Ibaraki Prefecture on February 12, 2010. It giggles and wiggles its feet when you shake its rattle, but will get cranky and cry from too much tickling: Meet Yotaro, a Japanese robot programmed to be as fickle as a real baby. AFP PHOTO/Kazuhiro NOGI (Photo credit should read KAZUHIRO NOGI/AFP/Getty Images)

Bisa disebut, Yotaro adalah kampanye paling efektif pemerintah Jepang agar anak-anak muda di sana mau menikah dan punya anak. Mereka diharapkan jadi gemar mengurus bayi dan dipersiapkan menjadi orang tau sejak usia muda.

Fakta kerennya, Yotaro yang memiliki kecerdasan artifisial ini bisa di-update, perilakunya berkembang sesuai dengan usia selama kamu merawatnya.(rob/FAJAR)

loading...
Click to comment
To Top