Tips dan Trik Menghindari atau Mengatasi Tindakan Pelecehan Seksual Khususnya Cosplayer Wanita..!! – WarkopAnime.com
Tips & Trik

Tips dan Trik Menghindari atau Mengatasi Tindakan Pelecehan Seksual Khususnya Cosplayer Wanita..!!

Pic Source: geekculture.co

WARKOPANIME.COM – Cosplay adalah salah satu cara untuk mengekspresikan diri. Tentu ada kesenangan dan kebanggaan tersendiri ketika bisa “meniru” dan memerankan karakter idola, baik dari anime, manga, game, atau film.

Cosplayer sendiri sangat jeli dalam segala aspek ketika mereka mengekspresikan diri dari hobinya disetiap tempat ajang event Jejepangan berlangsung. Namun ada sebagian oknum tertentu yang memanfaatkan situasi, terutama untuk cosplayer wanita.

Yah, meskipun tidak banyak juga ditempat event terjadi sebuah drama yang tidak di inginkan oleh para cosplayer ataupun para penikmat budaya Jejepangan. Drama yang sering terjadi pada acara event tersebut adalah di mana ada segelintir oknum memanfaatkan moment foto bersama dengan cosplayer khususnya wanita untuk mencoba melakukan tindakan pelecehan seksual.

Entah itu sengaja atau tidak yang dilakukan oleh oknum tersebut namun patut sangat disayangkan jika hal itu terjadi karena biar bagaimana pun mereka mengenakan kostum tersebut sebagai bentuk hobi mengekspresikan diri bukan untuk dijadikan bahan dari pelampiasan nafsu seksualitas dengan menyentuh bagian pribadi dari cosplayer khususnya wanita.

Namun tidak ada salahnya mencegah dari kejadian tersebut, khususnya cosplayer wanita. Maka dari itu simak ulasan tips untuk menghindari atau mengatasi adanya indikasi tindakan pelecehan seksual bagi kalian cosplayer wanita, seperti dibawah ini:

1. Berusaha Menarik Perhatian Orang Lain

Pelecahan seksual tentu menjadi suatu kondisi yang sangat tidak Anda inginkan terjadi dalam hidup Anda. Namun, hal demikian tentu tidak menjadi alasan untuk menghindarkan Anda dari kejadian yang menakutkan seperti demikian. Oleh karena itu, jika Anda berada pada kondisi ini, dimana Anda menjadi korban pelecehan pelaku di muka umum, maka langkah pertama yang dapat menyelamatkan Anda adalah mencoba dan berusaha menarik perhatian orang lain.

Ketika Anda sudah berhasil menarik perhatian orang lain, tentu saja pelaku dapat secara otomatis mengurungkan niat jahatnya terhadap Anda. Setalah itu, Anda pun dapat melaporkan kejadian yang Anda alami tersebut kepada pihak berwajib.

2. Selalu Bersikap Waspada

Memiliki sikap kehati-hatian pada berbagai kondisi tentu dapat membuat Anda menjadi selektif untuk bepergian dan sekaligus membuat Anda tidak berpotensi menjadi korban pelecehan seksual oleh mereka yang tidak bertanggungjawab. Oleh karena itu, ketika Anda terpaksa harus bepergian sendirian maka tentunya Anda harus selalu menanamkan sikap waspada terhadap orang lain, terlebih ketika mereka menunjukkan sikap ataupun gerak gerik yang tidak lazim dan mencurigakan di pandangan Anda.

Ketika Anda merasa ataupun mendapati orang lain yang menunjukkan sikap demikian, sebaiknya Anda dapat menghindar sejauh mungkin dari jaungkauan orang tersebut. Misalnya ketika Anda berada di angkot ataupun di bus, maka sebaiknya Anda dapat berpindah tempat duduk ataupun dengan berpindah bus. Melakukan hal demikian tentu dapat merungangi berbagai kemungkinan yang tentu jelas Anda tidak inginkan yaitu menjadi korban pelecahan seksual.

3. Jangan Percaya Sepenuhnya

Banyak kejadian kekerasan seksual terjadi karena perbuatan orang dekat korban. Ini selayaknya menjadi cerminan bahwa kejahatan ini adalah hal yang sangat sulit diantisipasi oleh korban, karena sudah melibatkan unsur kepercayaan. Boleh mempercayai seseorang namun jangan pernah berpikir dia suah pasti akan memperlakukan kamu dengan baik, bahkan jika orang ini adalah pacar atau orang yang kamu sayangi. Pikirkan bahwa masa depan adalah rentang waktu yang panjang, yang menuntutmu untuk mempersiapkan dan menjalani prosesnya dengan segala kebaikan sejak saat ini.

4. Melakukan Setting Speed Dial Darurat Pada Ponsel

Canggihnya teknologi saat ini cenderung wanita menjadi lupa akan kegunaan tersebut. Pada kebanyakan ponsel, tentunya telah memiliki fitur speed dial untuk menghubungi orang terdekatanya atau nomor telefon bantuan ketika mereka berada dalam keadaan darurat. Oleh karena itu, Anda dapat menggunakan fitur ini yang terdapat pada ponsel Anda ketika Anda berada dalam kondisi demikian.

Misalnya Anda dapat melakukan setting panggilan pada angka 1 untuk orang terdekat ataupun panggilan darurat pada ponsel Anda, sehingga ketika Anda mencurigai ataupun mendapati seseorang yang menunjukkan sikap ataupun gerak-gerik yang mencurigakan, terlebih ketika ia sudah menunjukkan sikap yang berpotensi besar untuk melakukan pelecehan seksual, maka jangan ragu untuk langsung menekan tombol tersebut yang tentu akan secara otomatis dan dengan cepat menghubungi orang terdekat ataupun nomor darurat guna memberikan bantuan pada Anda.

5. Menjaga Insting

Ketika Anda berada dalam suatu lingkungan yang umum tentunya Anda harus dapat selalu mendengar naluri dan insting Anda terhadap berbagai kondisi tak tertuga yang mungkin saja terjadi. Ruang umum tentu saja memungkinkan Anda melakukan bercakapan dengan orang asing ataupun orang yang sebelumnya Anda tidak kenali sama sekali. Membuka ruang komunikasi tidaklah berpotensi menjadi suatu masalah selama Anda dapat membatasi diri dalam berkomunikasi dengan orang tersebut.

Namun, ketika orang tersebut berusaha berkomunikasi panjang dengan Anda, maka Anda tentunya harus menjaga insting dan naluri Anda dengan sikap berbahaya yang tentu saja berpotensi dilakukan olehnya. Oleh karena itu, sebaiknya agar Anda sebisa mungkin tidak perlu berkomunikasi panjang dengan orang-orang yang sama sekali tidak Anda kenali sebelumnya. Menunjukkan sikap yang terlalu ramah oleh mereka, dapat menjadi celah sehingga memungkinkan Anda menjadi korban kejahatan ataupun korban dari tindakan pelecehan seksual olehnya.

6. Hindari Berjalan Sendirian di Tempat Sepi

Kondisi yang wajib tentu mengharuskan Anda berpegian di tempat umum. Namun pada kondisi tersebut, maka sebaiknya Anda dapat menghindari jalan umum yang sepi oleh karena sangatlah menjadi kondisi yang rawan untuk digunakan para pelaku kehatan ataupun pelecehan seksual oleh mereka. Oleh karena itu, sebaiknya dalam bepergian ke tempat umum, sebaiknya agar Anda dapat memilih jalan alternatif yang tentunya ramai dilalui oleh orang-orang, sehingga mengurangi potensi kejahatan seksual yang dilakukan oleh orang yang tidak bertanggungjawab. Kondisi yang ramai tentu akan membuat orang berfikir dua kali dalam melakukan kejahatan, terlebih pelecehan seksual terhadap Anda. Kondisi ramai pun dapat membuat Anda tertolong dengan segera oleh orang lain yang mendengar bantuan Anda jikalau hal demikian pun terjadi.

7. Mempersejatai Diri ataupun Bela Diri

Tempat umum tentu saja menjadi suatu tempat yang bisa saja berpotensi mengundang orang lain melakukan kejahatan ataupun pelecehan seksual terhadap Anda. Oleh karena itu, mempersenjatai diri ataupun dengan kemampuan bela diri yang Anda miliki, tentu dapat menjadi self defence guna mencegah hal tersebut pada diri Anda. Misalnya dengan membawa semprotan merica ataupun alat kejut listrik merupakan beberapa alternatif guna mempersenjatai diri Anda dari pelaku kejahatan seksual. Tidak hanya itu, belajar bela diri seperti karate ataupun taekwondo tentu dapat membuat Anda menjadi lebih berani dan dapat melindungi diri Anda sendiri dari kejahatan seksual tersebut.

8. Tegas dan Jangan Takut

Pelaku pelecehan akan berpikir ulang jika kamu tegas dan tidak menunjukkan rasa takut. Beberapa kasus terjadi karena pelaku merasa tidak ada resiko dengan kejahatan yang mereka lakukan. Pastikan secara tegas kamu memperingatkan perbuatannya misalnya dengan kata-kata keras “Ini sudah keterlaluan!, saya tidak nyaman, jangan sampai kamu jadi korban kemarahan orang atau polisi”.

Jika kejadian di lokasi keramaian, ketahuilah bahwa orang-orang di sekitar akan turut melindungi jika pelecehan terjadi terhadapmu. Katakan apa yang sudah mereka lakukan, sehingga orang sekitar juga menyadari bahwa sedang ada tindakan pelecehan.

9. Ketahui Dasar Hukum Pelindung

Tak ada salahnya kamu juga mengetahui apa itu pelecehan, pencabulan, pemerkosaan atau tidakan kejahatan terkait kekerasan seksual lain dalam perspektif Undang-undang. Dengan mengetahui dan memahami kamu akan paham situasi apa yang sedang menimpa dan kamu tahu kapan segera melakukan upaya hukum. Misalnya Pasal 287, 291 dan 292 KUHP. Jika kamu masih dibawah usia 18 tahun coba juga baca Undang -Undang No 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Banyak link di internet yang menjelaskan secara gamblang soal ini.

Itulah berbagai tips bagaimana untuk para cosplayer-cosplayer wanita caranya menghindari atau mengatasi adanya indikasi tindakan pelecehan seksual dari oknum-oknum tertentu. Semoga bermanfaat dan jangan lupa untuk mencoba tipsnya jangan hanya dibaca aja yah. Cosplay is fun! jadi jangan pernah lelah untuk berekspresi demi hobi kalian.(rob/fajar)

loading...
Click to comment
To Top