Tiru Korea, Jepang Banjiri Pasar Fashion Anak Muda Indonesia – WarkopAnime.com
News & Info

Tiru Korea, Jepang Banjiri Pasar Fashion Anak Muda Indonesia

Japan Fashion Event (Rieska/JawaPos.com)

WARKOPANIME.COM – Berbagai serbuan produk asing semakin bebas di era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA), salah satunya di dunia fesyen. Setelah Korea Selatan populer dengan budaya K-Pop mereka di tanah air, saat ini giliran Jepang semakin memperkuat penetrasi pasar fesyen di Indonesia. Caranya dengan Japan Fashion Event yang menampilkan 21 label produk fesyen asal negeri sakura di Indonesia.

Budaya Korea masuk ke Indonesia dengan grup vokal pria-pria tampan atau gadis-gadis cantik dalam boy band dan girl band. Budaya Korea juga masuk ke Indonesia lewat pakaian, makeup, dan potongan rambut.

“Seperti Korea, kami ingin masuk ke Indonesia mulai dari produk hiburan (entertainment). Lalu masuk ke Indonesia dengan produk-produk yang lain. Kami ingin lakukan dengan cara yang sama masuk ke ina. Dengan hiburan kerjasama dan bergabung bersama desainer Indonesia berkolaborasi,” kata President Director Jetro, Daiki Kasugahara di Empirica, Jakarta, Kamis malam (12/1).

Melalui Japan Fashion Event, kata Daiki, menjadi satu momentum untuk mempromosikan produk dan mempererat hubungan Indonesia dan Jepang semakin berlanjut. Karena itulah, kata dia, Jepang memilih pasar fesyen Indonesia dengan populasi yang luas.Pihaknya juga melakukan uji pasar untuk mengetahui tren pakaian yang sedang populer di Indonesia.

“Indonesia berpenduduk besar, rata-rata usia muda. Dengan GDP 3 ribu US dolar maka Indonesia menjadi salah satu negara Asean yang berpotensi. Jepang sebagai negara Asia merasa sangat senang punya kesempatan melebarkan sayap di Indonesia,” tegas Daiki.

Kegiatan pertama Japan Fashion Event diadakan pada tanggal 12 Januari 2017, dikhususkan bagi para pelaku dan pemerhati industri, fashion buyers, calon distributor terkemuka. Sebanyak 21 label untuk menyajikan rangkaian presentasi khusus koleksi teranyar dan terkenal mereka, serta berkesempatan untuk bertemu langsung dengan para pemangku kepentingan industri fesyen tanah air guna menciptakan peluang dagang.

“Ajang fashion pertama di tahun 2017 ini mampu berupaya menjadi titik temu antara pemilik label dengan distributor terkemuka, melalui kemitraan perdagangan dan kesepakatan distribusi antar dua negara,” tegasnya. (FAJAR/JPG)

loading...
Click to comment
To Top